Hati: hakikat yang hidup pasti bergerak

May 24, 2010

Ikan, Laron dan Semut






Aku senang, aku senang
Tapi bingung, aku bingung
Aku senang, aku senang

Tapi heran, aku heran..


Dan aku pun bertanya
semua ikan di kolam
Tiadakah kau bosan, disitu...

Dan diapun menjawab,tiada bosan
Walau berada di tempat sekecil ini

Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku

Dan akupun bertanya..
Pada laron-laron berterbangan
Kenapa kau hidup semalam...

Dan ia pun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia

Karna dalam semalam.. aku hidup, ku sebut Tuhanku...

Dan akupun bertanya..
Pada semut-semut di sarangnya..

Tidakkah kau merasa lelah bekerja...

Dan dia pun menjawab, Tiada lelah..
Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,

Karna setiap saat dalam bekerja, bersama Tuhanku..


Dan ikan pun menjawab,tiada bosan

Walau berada di tempat sekecil ini

Karena ku di sini, setiap hari, bersama Tuhanku


Dan laron pun menjawab,Tiada tersiap..
Walau hanya semalam aku hidup di dunia

Karna dalam semalam,aku hidup, Ku sebut Tuhanku...

Dan semut pun menjawab, Tiada lelah..

Walau sepanjang hidup aku terus bekerja,

Karna setiap saat, dalam bekerja, bersama Tuhanku..

Dan aku bertanya, pada jiwaku
Sejauh apa...hidup tanpa Tuhanmu

Dan aku bertanya, pada hatiku
Sedalam (selama) apa...hidup tanpa Tuhanmu


Dan aku bertanya, pada diriku Sekeras apa...
kerja tanpa Tuhanmu

Aku malu dengan ikan, laron dan semut...
aku bertanya pada jiwaku, hatiku, dan diriku....

by FATIH





6 comments:

*f@ryh@* said...

comelnya lagu ni..best2

maiGeta said...

laron tu kalakatu ker???

Norashikin Tajuddin said...

cun la gambar..

حكيمه خانئ said...

eh comelnya! =)

[amiza malik] said...

bukan ni pos lama ke

fathiyyah said...

yu, haah. entry lama.

Followers

© **FroM the inSide**, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena